Chilonic’s Blog

Daily life of me with light topics ;)

Debar jantung..

with 13 comments

Lega. Akhirnya saya punya waktu juga untuk menulis siang ini. Saya baru sadar, saya menulis kebanyakan setiap hari Senin ya.. setelah hari rabu saya menghilang lagi 🙂 . Bukan kenapa – napa, setiap hari rabu sampai jumat (especially) adalah resume semua pekerjaan dari hari senin sampai jumat itu sendiri, dan..tanpa saya sadari harus bertemu senin lagi..begitu seterusnya.. dan begitulah waktu berlalu begitu cepatnya.

Hari ini mau nulis apa ya? Umm..mungkin tentang weekend kemarin saja ya. Activities masih seperti biasa sebenarnya, termasuk hang out dengan teman-teman hari sabtu kemarin. Got apartment at midnight. Sendiri?.. iya, tenang saja :mrgreen: . Minggu, saya bangun siang dan ini kesempatan saya untuk beristirahat. Jam 11.30 AM saya bangun, breakfast (???) dan membaca koran minggu…lalu berakhir lagi dengan laptop. Ada yang belum selesai, yang harus diselesaikan. Penasaran. Hahaha..

Sekarang tentang Ika. Kami chatting menggunakan webcam. Sepertinya dekat sekali. Model rambutnya new look, karena banyak yang rontok, agak kurus tetapi selalu cantik dengan senyumannya. Saya ingin membelainya, memeluknya. Ini memang baru pertama kalinya kami chat dan dengan webcam. Saya tahu mengapa Ika tidak confidence. Saya tahu dibalik senyum itu ada sedih. Saya tahu dibalik suara yang riang itu ada tangisan. Yang saya tidak tahu, mengapa dia seperti itu. Apakah Ika hanya mencoba untuk menyenangkan saya supaya tidak ingin dikasihani?. Aduh, saya benar-benar tidak ingin berpikir negative 😦

Saya mau cerita 1 hari sebelum saya pulang ke Jakarta. Ika masih di rumah sakit. Pagi itu kami duduk berdua di teras kamarnya. Saya merangkul Ika ke dalam pelukan saya. Dia terlihat rapuh dan lemas bersandar di dada saya. Kami menikmati pagi dengan kabut nya. Pemandangan taman didepan kami dengan bunga – bunganya – sangat indah. Menyenangkan sekali. Saya ingin selalu memeluknya.

“Chil..jantung kamu berdebar kuat..” suara lemahnya membuyarkan sekilas lamunan indah saya.

“oh,..iya..mungkin karena telinga kamu didada saya. Tidak apa-apa”…padahal itulah yang terjadi setiap kali saya memeluknya.

“You know what?..rasanya saya ingin menyerah setiap kali rasa sakit itu muncul. Tapi setiap degupan jantung yang saya dengar dari orang yang memeluk saya, saya bersemangat lagi. Saya seperti diberi kekuatan. Saya senang dipeluk..Chil..” Ika menatap saya. Senyum lemahnya mengembang. Ika seperti anak kecil.

“Kamu harus percaya kamu akan sembuh. Semua mengharapkan kamu sembuh. Jangan lemah, kalau begitu kamu akan membuat mereka sedih. Semua mencintai kamu..” – saya juga, Ka.

“Jangan tunggu saya. Tuhan punya rencana sendiri buat hidup saya. Kamu juga. I’m not your everything. You have your own life..” (nada pesimis yang sangat saya benci)

“Please .. stop talking that” seharusnya dia juga bisa baca nada ‘tidak suka’ saya.

“nggak Chil..kamu harus tahu itu dari sekarang. Saya belum tentu menikah dengan kamu. Siapa yang tahu hari nanti?.. Saya menikah dengan pilihan Tuhan..atau tidak akan menikah sama sekali. Who knows?”. Sungguh, hati saya sakit mendengar ini. Tapi Ika benar. Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi nanti.

“Ika sayang sama Chilo. Ika tahu Chilo sayang juga. Tapi jangan khawatir..cuma hati kamu yang Ika punya saat ini. Ika juga ingin berkeluarga meskipun Ika tidak akan bisa hamil. Ika juga ingin cantik didepan suami Ika nanti. Mudah-mudahan suami Ika, kamu ya Chil.., aduh..lengannya tolong dilonggarkan sedikit. Sesak. “.. umm..romantis sih, tapi not perfect 😛

Tapi sudahlah, saya tidak mau memperbesar tanda tanya di kepala saya. Biarkan Ika seperti itu dan saya hanya akan mengenang kata-kata indahnya saja. Saya ingin memeluknya lagi.

Besok pagi saya akan terbang lagi. Seminggu penuh. Sudah ditelpon Ika?.. sudah. Checksheet yang sama seperti yang kemarin. Saya sedang merencanakan untuk kabur. Kabur?.. oh, maksud saya, setelah meeting saya mampir memeluk Ika. Hahaha.. wish me luck!  8)

Now, tell me … siapa yang tidak bisa menahan rasa rindu?.. you?..oh, come on! 😉

Regards,
Chilo

Advertisements

Written by chilonic

November 3, 2008 at 2:10 pm

Posted in hari ini, marriage

13 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Rindu bukan untuk ditahan, Chil, tapi dirasakan… 🙂

    Seneng deh liat kamu semangat begini. Gitu dong… Semangat, semangat! Nggak boleh mellow..
    She’ll be a great wife,
    dan kamu pun akan menjadi suami yang baik untuk Ika.

    Soal anak, ada atau tidak… what really matter is both of you, having each other every day and night…

    Thanks La..!
    Success for your book! 😉

    jeunglala

    November 3, 2008 at 2:19 pm

  2. wah…senang lihat bagaimana kamu memperlakuakan Ika.

    Chilo…kebahagian..kebersamaan,cinta…nikmati ,rasakan dan nikmati selagi bisa…hari esok,lusa dan akan datang …semuanya akan berbeda…

    Perlakuakn Ika,seperti orang sehat..itu yang diinginkannya…aku pernah baca satu artikel…menyentuh…akan kukirim keemailmu..untuk berbagi….dan kuharap berguna buatmu..buat Ika…

    Semoga kebahagian selalu menjadi milik kalian!!!! 😀

    kweklina

    November 3, 2008 at 5:57 pm

  3. selamat malambang
    aku senang akhirnya abang mau menulis kembali dan pastinya ikanya pun ikutan senang.
    semoga kerinduan abang pada ika nya membuat abang memiliki semangat untuk memulai menulis kembali.

    Selamat mala dan salam hangat selalu

    bluethunderheart

    November 3, 2008 at 8:35 pm

  4. Have a nice and safe flight Chilo, Lepaskan rindumu untuk kekasihmu. Jika kalian berdua lulus dari ujian ini, saya yakin kebahagiaan sudah ada dalam gengaman kalian. Semoga Ika cepat sembuh.

    yulism

    November 4, 2008 at 2:24 am

  5. fight, bro….
    buat cintamu, buat rindumu…
    hmm…semoga kebahagiaan selalu buat kalian
    *nah, sekarang saatmu memeluk ika 😀 *

    goenoeng

    November 4, 2008 at 8:51 am

  6. peluk Ika ..cepetan!

    kucingkeren

    November 4, 2008 at 2:21 pm

  7. cieee chilooooooo

    cccc ccciieeeeeeeeeeee chiloooooooooooooo

    *ditimpuk pake laptop*

    yessymuchtar

    November 4, 2008 at 2:38 pm

  8. wah wah wah, jadi kangen sama yg namanya cinta, udah jomblo selama 2 taon nih, damn, udah lama juga yak, wakakakaka

    Supermance

    November 5, 2008 at 10:50 pm

  9. Rindu itu kadang menyesakan dada. Membuyarkan konsentrasikerja. Dan setelah bertemu dengan yang dirindukan, rasa ini kadang di lepaskan semua, disisakan sedikit dihati untuk dikenang agar tidak bias dalam satu moment, Serunya setelah rindu di sirnakan…setelah dekapan usai…jalan terbaik nya bukan hanya memuntahkan kerinduan semata, tapi ada keinginan untuk meneruskannya sampai ketataran hiudp berumah tangga.
    Ah jadi pengen nikah lagi neeeeeeeeeh.

    pakde

    November 6, 2008 at 7:10 am

  10. Chil…aku balik lagi…

    Rindu …
    Aku pernah kok merasakan hal yang sama..ketika ada seseorang yang begitu ingin ku temui..tapi dia tidak bisa ada..tidak dapat hadir..

    lalu mencoba menelponnya…mencoba mendengarkan suaranya..agak rindu ini terobati sedikit..

    tapi rasanya tidak cukup di bandingkan dengan kalo aku menemuinya langsung…memeluk orang itu…and..do something more ;P

    yessymuchtar

    November 8, 2008 at 12:18 pm

  11. hi sobat…aku ada kiriman Award buatmu…diambil ya…

    Sukses buat kamu…buat Ika dan buat semua!

    kweklina

    November 11, 2008 at 8:38 am

  12. salam kenal,
    senang baca blognya 🙂

    ogi

    November 12, 2008 at 9:48 am

  13. Ga bisa comment apa2

    Yang jelas iri aja sama ika krn bisa dapetin hati chilo

    Mary

    November 21, 2008 at 4:18 pm


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: